Informasi menarik

Minggu, 15 November 2009

Effective Time Management

(Vibizmanagement - Leadership) - Pada satu kesempatan, di tengah-tengah kemacetan ibukota metropolitan Jakarta, tiba-tiba saya disadarkan oleh suatu kenyataan yang dialami oleh hampir semua masyarakat kota besar lainnya.

Kemacetan yang kita temui di perjalanan menuju tempat tujuan, apakah pagi, siang, sore, atau malam, ternyata bisa menyita kurang lebih 4 jam dalam sehari kehidupan kita. Bayangkan, 4 jam dikali 5 hari sama dengan 20 jam/minggu dikali 4 minggu sama dengan 80 jam per bulan waktu yang kita habiskan di perjalanan! 80 jam per bulan sepertinya terbuang dengan percuma. Dan kalau kita teliti kembali diantara waktu-waktu yang sedang kita jalani, ternyata masih terdapat jam-jam lain yang tidak produktif dan menjadi sia-sia.

Bagaimanakah caranya supaya kita dapat mengatur waktu-waktu yang kita miliki sehingga menjadi waktu yang produktif? Banyak teori-teori yang bisa dikaitkan untuk menanggulangi persoalan ini, tetapi salah satunya dan yang terpenting adalah dengan memiliki kemampuan untuk mengatur waktu.

Mengatur waktu dengan efektif ternyata berdampak sangat besar terhadap peningkatan produktivitas dan efek dominoya adalah akan mengurangi stress. Kegagalan para pekerja kantor dimanapun sebagaian besar adalah dikarenakan karena mereka dikendalikan oleh waktu dan bukan sebaliknya mengendalikan waktu dan mengatur dengan baik. Contoh kegagalan-kegagalan yang sering dialami yang disebabkan karena tidak dapat mengatur waktu dengan baik dan benar (efektif) adalah:
- target tidak tercapai
- pekerjaan tidak fokus
- kualitas pekerjaan yang menurun
- bekerja dengan tidak sistematis
- banyak pekerjaan yang terpending
- filling system kacau dan lain-lain

Mungkin kita telah mengetahui hal ini bertahun-tahun bahwa pengaturan waktu secara efektif akan meningkatkan produktivitas kerja. Atau pekerjaan yang terselesaikan dengan baik ternyata akan berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Sehingga kita dapat menarik suatu kesimpulan bahwa pengaturan waktu secara bijaksana akan mengurangi stress dan meningkatkan kualitas dari kehidupan kita.

Di bawah ini adalah beberapa tips yang dapat kita kita terapkan sehingga kita dapat melakukan perbaikan untuk mengembangkan kualitas pekerjaan kita:
1. Miliki personal goals setiap hari
2. Tuliskan rencana yang akan dilakukan setiap hari dalam rangka mencapai personal goals.
Perencanaan harian akan membantu kita menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dan kita akan merasa hidup kita lebih terkontrol.
3. Susun aktivitas yang akan dilakukan berdasarkan prioritas kepentingannya. Pegang aktivitas-aktivitas ini sebagai schedule yang diusahakan dikerjakan semua dan jangan ditunda atau digantikan.
4. Jangan ragu untuk menggunakan alat bantu manajemen waktu. Ada banyak alat bantu tersedia, seperti, formulir “to-do-list”, “planner”, “chart”, dan masih banyak lain, baik yang konvensional maupun canggih. Atau anda bisa mencoba membuat formulir sesuai dengan kebutuhan anda. Bahkan, sebenarnya selembar kertas kosong pun sudah cukup. Yang terpenting adalah anda menuliskannya. Jangan mengandalkan ingatan.
5. Berani menolak tugas-tugas yang datang yang dirasa kurang esensial dan kurang mendukung pencapaian personal goals. Tetap fokus terhadap personal goals yang telah ditentukan
6. Jangan menunda-nunda sesuatu yang akan dikerjakan. Memang bagian tersulit adalah memulai. Terlebih lagi bila anda tak punya cukup bekal untuk mengerjakan suatu proyek. Jangan termangu-mangu. Jangan menunggu datangnya ide. Lakukan saja. Segera mulai pekerjaan anda. Jangan tunda-tunda lagi. Begitu anda memulai, anda akan mengetahui apa yang harus anda kerja. Pokoknya, mulailah. Jika anda bisa mengerjakannya sekarang,jangan tunda sampai esok.
Sementara kita sedang melakukan reinforcement untuk menerapkan ke 6 langkah di atas, maka ada 5 hal yang juga perlu untuk kita hindari:

Pertama:
Mudah terpengaruh terhadap hal-hal lain yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Tidak fokus terhadap pekerjaan dan kurang konsentrasi. Hal ini biasanya tergantung pada diri kita sendiri, adakalanya kita cepat tidak fokus ketika kita sedang melakukan sesuatu dan tiba-tiba ada chatting dari kawan atau ada telepon dari kawan, kita jadi tidak fokus apa yang sedang kita lakukan sebelumnya. Jika kita merupakan orang yang mudah tidak fokus pada sesuatu, cobalah untuk menjauhi dari penyebab-penyebabnya, misal matikan handphone ketika kita sedang fokus mengerjakan pekerjaan atau cari tempat yang bisa membuat kita dapat bertumpu pada fokus pekerjaan kita.

Kedua:
Gaya Hidup yang Tidak Sehat. Mungkin kita tidak menyadari telah menjalani gaya hidup yang tidak sehat seperti waktu tidur yang tidak cukup karena semalaman walking atau jalan-jalan diluar. Apalagi jika kita bekerja sendiri tidak ada atasan yang menegur, kita bisa bekerja kapanpun tetapi perlu di ingat bahwa kesegaran dan kesehatan kita berkaitan erat dengan kemampuan fungsi otak kita. Jika badan tidak sehat, kita pun susah untuk berfikir apalagi meningkatkan produktivitas kita.

Ketiga:
Membenci apa yang kita lakukan. Ketika kita tidak mempunyai keinginan atau minat yang mendalam mengenai apa-apa yang kita lakukan maka pekerjaan itu akan menjadi suatu tantangan yang berat. Kita akan selalu menganggap pekerjaan itu sebagai tugas bukan hal yang kita senangi. Sehingga kita akan mempunyai bayangan perasaan malas, berat untuk melakukan pekerjaan itu dan tentu hasilnya tidak akan menjadi hasil yang terbaik.

Keempat:
Kita Salah Dalam Mengatur Prioritas. Mungkin kita pernah merasakan juga ketika kita sudah melakukan pekerjaan seharian tetapi hasilnya tidak seberapa. Hal ini mungkin diakibatkan kita salah mengatur prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu karena sangat penting dan mana yang bisa dilakukan setelahnya. Ketika kita mengatur prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu, hal ini berkaitan dengan pengaturan waktu sehingga kita bisa lebih produktif. Dalam sehari kita hidup 24 jam dan orang lain pun sama 24 jam, tetapi kenapa orang lain bisa lebih produktif dibandingkan kita?

Kelima:
Terlalu banyak Waktu ‘Istirahat”. Kadang-kadang kita tidak menyadari berapa waktu kita sehari yang terpakai untuk ‘istirahat’. Ketika kita sedang bekerja dan tiba-tiba ingin menghentikannya sejenak untuk ‘ngobrol’ dengan rekan atau chatting dengan kawan dan sebagainya, mungkin tanpa kita sadari kita telah ‘istirahat’ dan waktu kita untuk melakukan pekerjaan pun sudah berkurang. Istirahat penting bagi kita tetapi pandai-pandai lah dalam mengatur batas waktu ‘istirahat’.

Waktu bisa menjadi sahabat kita atau sebaliknya menjadi musuh bagi kita tergantung dari bagaimana kita memperlakukan sang waktu. Perlakukan sang waktu dengan baik dan benar, maka sang waktu akan memberikan hasil yang luar biasa. Tetapi sebaliknya saat sang waktu kita abaikan , tidak kita isi dengan hal-hal yang baik, maka waktu akan berlalu dan menjadi sia-sia.

(ir/AS/vbm)

sumber : http://mhs.blog.ui.ac.id/nurrohman

Rabu, 21 Oktober 2009

Urus SKCK Baru

Ternyata mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) gampang dan cepat koq. Beberapa hari yang lalu saya sengaja ingin membuat SKCK baru untuk keperluan lamaran CPNS. Langsung aja yah --> Prosedur yang harus dilakukan untuk mendapat SKCK yaitu :
1. Minta surat pengantar dari ketua RT untuk mendapatkan surat keterangan dari Lurah
2. Klo udah dapat suratnya, pergi ke kantor kelurahan di tempat kamu dan minta dibuatkan surat keterangan dari Lurah guna keperluan lamaran CPNS.
3. Bila ingin membuat langsung ke POLDA maka lokasinya adlh di Jl Gatot Subroto Seberang Semanggi. Tempat pembuatan SKCK ada di belakang lingkungan POLDA,tepatnya di dekat masjid besarnya.
4. Pergi ke loket khusus pelayanan SKCK dan menyerahkan berkas-berkas---> foto kopi KTP, KK, Ijazah pendidikan, Akte kelahiran, foto 4x6 (4 buah).
5. Isi form yang diberikan atau ambil sidik jari nanti diberi tahu dimana tempatnya (urutan ini tergantung petugasnya).
6. Setelah ambil sidik jari lalu kembali ke loket semula dengan menyerahkan hasil sidik jarinya. Petugas memeriksa isian form kita dengan lengkap.
7. Tunggu kira" 10-15 mnt SKCK anda langsung jadi, dan dikenai biaya administrasi seikhlasnya.
ya ya ya begitu deh

Selesai,, dan SKCK itu berlaku 3 bln dari pembuatan.

Senin, 12 Oktober 2009

Optimalkan Otak

Hmm ada informasi menarik untuk mengoptimalkan fungsi otak nih. Memang kalau otak dibiarkan nganggur atau malas jadinya nti kita sendiri yang rugi, so must be used everyday and train it. Berikut tips dari Pak Marhohan M.Pd

Ada beberapa bentuk kegiatan bersosial seperti melakukan ngobrol, membuat catatan harian, mengikuti organisasi, bermain dan melakukan plesiran atau rekreasi. Mengobrol dilakukan untuk menguatkan silaturahmi atau human relation. Menulis catatan harian bermanfaat untuk introspeksi diri. Mengikuti kegiatan organisasi berguna dalam mencari teman, melatih manajerial, dan mengelola konflik. Aktivitas bermain juga berguna untuk membuat dunia ini ceria, maka pilihlah permainan untuk anak yang memiliki dimensi motorik, sensorik, kognitif dan kehangatan emosional. Kemudian, mengikuti kegiatan rekreasi seperti outbond training yaitu kegitan yang memadukan olah raga dan bersantai di alam bebas sangat berguna untuk kesehatan rohani, jasmani dan mempererat hubungan sosial.

Untuk meningkatkan potensi otak agar anak bisa menjadi cerdas, ditentukan pula oleh kapasitas ingatan, jumlah informasi dan kualitas pendidikan anak. Markowitz (2002) dalam bukunya “otak sejuta gigabyte: buku pintar membangun ingatan super” juga membahas tentang proses ingatan, mengelola informasi, dan strategi untuk sukses di sekolah. Proses berkomunikasi orangtua dan anak di rumah dan proses belajar mengajar (PBM) oleh guru dan murid di sekolah seharusnya bersifat interaktif atau hubungan timbal balik- komunikasi dua arah. Pola pembelajaran yang interaktif adalah juga cara yang tepat untuk meningkatkan system ingatan. Orang tua dan guru seharusnya juga sering berbagi cerita atau kisah nyata, karena kisah nyata juga bisa membantu anak dalam mengelola emosi dan untuk meningkatkan proses ingatan mereka. Ingatan seseorang memberikan rujukan pada masa lalu dan prediksi untuk masa yang akan datang. Ingatan yang menyentuh emosi, penuh kehangatan atau penuh trauma, umumnya tersimpan untuk waktu yang lama.

Semua pengalaman yang dilalui dan dimiliki oleh seseorang akan tersimpan dalam otak dan dengan pengulangan, pengistirahatan serta sentuhan emosi, maka ingatan yang kuat akan terbentuk. Ingatan anak akan tumbuh karena seringnya pemakaian dan semakin banyaknya anak belajar. Untuk itu anak perlu dikondisikan agar terbiasa belajar dengan teratur dan frekuensi yang tinggi, menjadikan belajar sebagai kebutuhan hidup anak. Ada beberapa strategi untuk mengingat informasi yang penting yaitu seperti menumbuhkan skap ingin tahu, pengamatan yang cermat seperti banyak mengamati, banyak mendengar, dan banyak memikirkan. Maka dengan melakukan cara-cara yang demikian ingatan anak/ kita bisa makin kuat.

Guru dan siswa, demikian pula orang tua dan anak, perlu tahu bahwa pertumbuhan kecerdasan otak akan lebih optimal bila tahu cara mengelolanya. Pengelolaan atau manajemen intelektual yang perlu untuk dilakukan adalah seperti:

1). Jangan suka menunda waktu, lakukan sekarang juga. Seperti ungkapan yang mengatakan bahwa “don’t wait till tomorrow, do what you can do”, jangan tunggu sampai besok, kerjakan apa yang dapat dikerjakan hari ini.

2). Bersikap rileks, hindari stress, dan lakukan cukup istirahat tapi jangan terlalu banyak istirahat atau kurang istirahat.

3). Kita perlu mengembangan keterampilan mengamati atau observational skill.

4). Biasakan melakukan kegiatan menulis dan mencatat.

5). Banyak minum air putih, mengkonsmsi buah segar dan sayur dan melakukan olah raga. Kegiatan ini demi untuk mensuplai oksigen (O2) dan kelancaran sirkulasi darah dalam tubuh.

6). Kita juga harus sering mencari perubahan suasana, seperti pergi ke tempat baru, menambah teman baru, mencari hobi positif yang baru, membaca hal-hal yang baru, dan lain-lain.

Potensi otak juga bisa meningkat melalui cara kita belajar. Kita dan anak harus mengenal cara-cara belajar yang tepat. Beberapa strategi agar sukses dalam belajar adalah sebagai berikut:

1)Belajar secara rileks

2)Cukup tidur

3)Banyak minum air, agar darah dan otak kaya dengan oksigen.

4)Cukup olah raga, agar darah lancer beredar.

5)Menjaga kosentrasi dan meningkatkan pengamatan

6)Belajar dan selang selingi dengan istirahat, ibarat berlari sejauh 15 km tentu harus ada lari, istirahat dan lari. Istirahat diperlukan untuk mengembalikan stamina tubuh.

7)Gunakan catatan dan tempelan-tempelan pada dinding

8)Belajarlah di ruangan yang nyaman dan segar.

Perlu ditekankan bahwa dalam mengoptimalkan potensi otak demi untuk pendidikan, maka pemilik otak itu harus memperhatikan pertumbuhan dan pengembangan otak mereka. Namun yang bertanggung jawab dalam pertumbuhan dan perkembangan otak mereka dalah orang tua, guru, pengasuh, masyarakat dan pemerintah. Yang diperlukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak mereka adalah, memperkaya pengalaman hidup mereka (anak), memberi pendidikan dan pengalaman hidup, memberi makanan dan minumab yang bergizi, cukup gerak badan dan istirahat. Dan hal lain yang juga penting adalah memberi model dan sentuhan kasih sayang. Kemudian yang perlu dihindari karena bisa membelenggu pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak/ siswa adalah kebiasaan yang asal serba melarang, terlalu suka campur tangan dan serba membatu. Akhirul kalam bahwa untuk mendapatkan generasi yang cerdas dan punya akhlak memang ditentukan oleh sentuhan dan peran orangtua, guru, masyarakat dan pemerintah.


Minggu, 11 Oktober 2009

Choky's Life

Kapanlagi.com - Nama Choky Sitohang besar dari dunia presenter. Ia merasa passion-nya berada di situ. Tapi tidak memungkinkan kalau dia bakal mengeksplor semua talenta yang ada padanya. Seperti di bidang tarik suara dan akting misalnya.

"Menurut aku semua talenta yang ada didiri kita musti kita manfaatkan," tuturnya di Mega Mall Bekasi, Rabu (24/3).

Kalau pun nanti dikatakan sebagai aji mumpung bukan satu masalah. "Karena bagi aku aji mumpung itu adalah sebuah momentum. Dan bagaimana kita memanfaatkan momentum itu," katanya mantap.

Tapi untuk terjun ke dunia sinetron di saat ini, Choky harus angkat tangan. Kesibukannya sebagai presenter tidak mungkin ditambah lagi dengan syuting sinetron yang kebanyakan bersifat stripping.

"Karena passion saya adalah presenter, untuk lainnya bisa nyusul belakangan," pungkasnya. (kpl/wwn/bun)

About choky


Choky Sitohang
Choky Sitohang.jpg

Choky Sitohang (lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Juli 1982; umur 27 tahun) adalah aktor dan pembawa acara televisi. Ia dikenal luas sebagai pembawa acara olahraga dan musik, selain itu ia pernah bermain dalam film Sang Dewi pada tahun 2007.

Choky mengawali karirnya sebagai pembaca berita (sekaligus reporter/jurnalis) di sebuah stasiun televisi swasta di tahun 2002. Tiga tahun kemudian, pada pertengahan tahun 2005, Choky lolos kasting program acara realitas Cepetan Dong. Namun, baru 7 episode, Choky harus berhenti lantaran harus menempuh perawatan medis karena mengidap liver hepatitis A. Enam bulan kemudian, Choky memulai lagi dari nol untuk meniti karir sebagai pembawa acara. JakTV mempercayainya untuk membawakan acara My World. Karirnya mulai menanjak usai membawakan acara Good Morning on The Weekend bersama Ferdy Hassan. Nama Choky melejit setelah membawakan ajang EURO 2008. Sebenarnya Euro 2008, bukanlah acara olahraga pertama yang dipandunya, sebelumnya ada La Liga (Spanyol), FA Cup, dan Liga Italia. Acara-acara yang pernah dipandu Choky antara lain Dahsyat (RCTI), Stardut 2 (Indosiar), Hits Music (RCTI), Sing A Song, serta beberapa acara penghargaan seperti Indonesian Movie Award 2008 dan Puteri Indonesia 2008.[1] Tahun 2009 ia memandu acara Happy Song, Take Me Out Indonesia, Take Him Out Indonesia (Indosiar) dan Mario Teguh Golden Ways (Metro TV). (sumber wikipedia)

blogger templates 3 columns | Make Money Online